Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Allah Yang Menjamin Rezeki Kita

Allah Yang Menjamin Rezeki Kita
Ilustrasi
Selamat Datang di Blog Orang IT. Kali saya akan posting artikel islami mengenai Hikmah Cerita Nabi Sulaiman Bahwa Rezeki Hanya Dijamin Oleh Allah

Ketika Nabi Sulaiman memohon kepada Allah SWT agar diberi kemampuan untuk memberi makan mahluk yang ada di dunia dalam waktu sehari saja, semoga kita bisa mengambil hikmahnya dari kisah ini.

          Nabi Sulaiman telah diberi kekuasaan dan mukjizat yang tiada tara dengan kelebihan bisa menaklukkan bangsa Jin, angin dan hewan-hewan serta semua mahluk yang ada di muka bumi ini. Serta diberi kekayaan yang luas, maka sebagai seorang Nabi yang diberi mukjizat tersebut di atas, beliau merasa sanggup untuk memberi makan mahluk hidup yang berada di bawah kerajaannya. Oleh sebab itu beliau memohonkan diri kepada Allah agar Allah memberikan izin untuk memberi makan kepada setiap mahluk hidup yang berada di bawah kekuasaannya selama setahun penuh. Allah kemudian menjamah do'a Nabi Sulaiman, Allah berfirman : "Engkau sekali-sekali tidak dapat melakukan hal itu". Tapi beliau baginda Sulaiman tetap teguh pada keinginannya. Dia meminta kepada Allah agar diberikan izin untuk memberikan makanan kepada seluruh mahluk dalam waktu sehari saja. Maka Allah mengizinkan hal tersebut untuk meyakinkan Nabi Sulaiman akan kekuasaan Allah SWT.

          Lalu Nabi Sulaiman segera melaksanakan hajatannya itu. Anak buahnya diperintahkan untuk menyiapkan semua hidangan yang berjumlah banyak sehingga memenuhi sebuah lapangan terbuka yang berukuran sangat besar. Alkisah panjang hidangan-hidangan tersebut hingga mencapai jarak satu bulan perjalanan, inilah suatu lapangan yang sangat berukuran besar yang telah dituturkan dalam riwayat tersebut. Ukuran lebar lapangan itupun juga memiliki ukuran yang sangat besar yang kira-kira memakan waktu perjalanan selama satu bulan pula. Lalu setelah hidangan yang berjumlah banyak itu disiapkan, agar hidangan itu tidak rusak, Nabi Sulaiman memerintahkan semua mahluk tersebut mengelilingi hidangan-hidangan itu. Setelah segalanya dipersiapkan, lalu Allah berfirman kepadanya, "Mahluk manakah yang akan engkau suruh mulai memakan makanan itu terlebih dahulu?"

          Jawab Nabi Sulaiman : "Aku memohon agar Engkau menghadapkan penduduk darat dan sekaligus penduduk laut agar menyantap makanan ini terlebih dahulu".
Tetapi Allah tidak segera mengabulkan permintaan Nabi Sulaiman, Allah mendatangkan hanya seekor saja ikan besar dari laut diantara sekian banyak ikan-ikan yang hidup di laut, lalu ikan tersebut diletakkan oleh Allah diantara hidangan-hidangan yang telah dipersiapkan tadi. Kemudian ikan tersebut berbicara kepada Nabi Sulaiman, "Hai Sulaiman, sesungguhnya hari ini Allah telah menjadikan rezekiku berada di tanganmu".

          Lalu Nabi Sulaiman menjawab : "Ambillah hidangan itu sehingga engkau merasa kenyang".
Kemudian ikan tersebut segera melahap makanan yang telah disediakan oleh baginda Sulaiman, semua hidangan itu habis dimakan oleh ikan tersebut hanya dalam hitungan detik, setelah hidangan tersebut telah habis dimakan oleh ikan tadi, ikan itupun berkata kepada Nabi Sulaiman, "Hai Sulaiman, sesungguhnya aku belum merasa kenyang, meskipun aku telah menyantap seluruh hidangan yang telah engkau sajikan", maka dengan melihat peristiwa itu Nabi Sulaiman sadar, bahwa hanya Allah-lah yang memberi rezeki kepada semua mahluk hidup sehingga mahluk tersebut merasa kenyang. Sedangkan Nabi Sulaiman saja yang telah berdaya upaya menyiapkan makanan sedemikian banyaknya tetapi tidak bisa membuat satu mahluk saja merasa kenyang seperti ikan tadi, apalagi untuk memberikan makanan kepada semua mahluk-mahluk yang ada di muka bumi.

Jelas beliau akan merasa tidak mampu melakukan hal tersebut, dari kisah tadi di atas seekor ikan saja tidak merasa kenyang dengan menyantap semua makanan itu untuk sekali makan, apalagi untuk menyiapkan makanan-makanan itu setiap hari kepada seluruh mahluk, tentunya hal tersebut tidak lepas dari kekuasaan Allah yang tidak akan ada tandingannya bagi setiap mahluk, terutama bagi Nabi Sulaiman sendiri. Jadi sudah jelas sekali bahwa kekuasaan Allah tidak ada bandingannya sama sekali dengan mahluk-mahluk yang ada di muka bumi ini. Maka tentu juga mahluk-mahluk tidak ada daya dan upaya untuk memberikan rezeki kepada mahluk-mahluk lainnya. Akan tetapi jika ada seseorang yang memberikan misalnya uang atau rezeki lainnya kepada orang lain, tentu rezeki ini dari Allah yang diberikan kepada orang tersebut melalui orang yang memberikan tadi. Dan hanya Allah-lah dzat yang maha pemberi rezeki, yang maha adil, dan maha mengetahui pada setiap segala sesuatunya.

Kemudian Nabi Sulaimanpun tersungkur dan bersujud kepada Allah, dia menyadari dimana letak kelemahan dan ketidakberdayaannya sebagai seorang mahluk juga, yang tidak akan melakukan sesuatu tanpa kehendak dan rahmat oleh Allah. Nabi Sulaiman berkata disaat ia bersujud, "Maha Suci Allah dzat yang telah menanggung rezeki kepada seluruh mahluk", yang tanpa ia menyadarinya sama sekali.

Wallahua'lam 


READMORE
 

KEUTAMAAN SILATURAHMI DI IDUL FITRI

KEUTAMAAN SILATURRAHMI DI HARI RAYA IDUL FITRI



         Selamat Datang di Blog Orang IT. Saya selaku Admin Blog Helmykkediricomp mengucapkan Minal Aidzin wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin. . Setelah melakukan Ibadah Sholat Idul Fitri biasanya kita langsung mengunjungi keluarga, kerabat, saudara , tetangga kita untuk berjabat tangan dan saling bermaaf-maafan atas kesalahan kita dimasa lalu baik yang kita sadari maupun tidak dan tentunya menjalin / memperbaiki hubungan Silaturrahmi dengan sesama.

Silaturahmi merupakan sebuah ungkapan yang menggambarkan tentang perbuatan baik, kasih sayang dan kelembutan yang ditujukan kepada keluarga yang senasab (satu keturunan) dan karib kerabat, serta perhatian terhadap kondisi mereka, sekalipun mereka berada di tempat yang jauh dan berbuat tidak baik kepada kita.  

Dalil mengenai pentingnya menjalin Silaturahmi dalam Islam 


فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ تَوَلَّيْتُمْ أَنْ تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰ أَبْصَارَهُمْ

Artinya : “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (QS. Muhammad: 22-23).

إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُوْ اْلأَلْبَابِ. الَّذِيْنَ يُوفُوْنَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَلاَ يَنْقُضُوْنَ الْمِيْثَاقَ. وَالَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوْصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُوْنَ سُوْءَ الْحِسَابِ.

Artinya : “Sesungguhnya hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran. (Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.  Dan orang-orang yang menyambung apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhan-nya dan takut kepada hisab yang buruk.” (QS. ar-Ra’du: 19-21)

KEUTAMAAN SILATURAHMI DI IDUL FITRI

Artinya : Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri (Adam)[2], dan daripadanya[3] Allah menciptakan istrinya[4]; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta[5], dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan (silaturrahim). Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS An Nisaa’ 4:5)
.

Sabda Rasulullah SAW mengenai keutamaan silaturrahmi

Rasulullah Bersabda :

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Artinya : "Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud).

الرَحِمُ مُعَلَّقَةٌ بِالعَرْشِ تَقُوْلُ مَنْ وَصَلَنِيْ وَصَلَهُ اللهُ وَمَنْ قَطَعَنِيْ قَطَعَهُ اللهُ

Artinya : Ar-rahim itu tergantung di Arsy. Ia berkata, ‘Barangsiapa yang menyambungku, maka Allah akan menyambungnya. Dan barangsiapa yang memutusku, maka Allah akan memutus hubungan dengannya’. (Muttafaqun ‘alaihi)

أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ثَلَاثًا قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ
Artinya : Apakah kalian mau aku beritahu dosa besar yang paling besar?” Beliau menyatakannya tiga kali. Mereka menjawab: “Mau, wahai Rasulullah”. Maka Beliau bersabda: “Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orangtua”. (HR. Bukhari dan Muslim)

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ.
Artinya : Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia menyambung tali silaturrahmi. (HR. Bukhari 6138)

Manfaat Keutamaan dan Hikmah Bersilaturahmi 

1. Mendapatkan ridha dari Allah SWT.

2. Membuat orang yang kita dikunjungi berbahagia. Hal ini amat sesuai dengan sabda Rasulullah    SAW, yaitu “Amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia.

3. Menyenangkan malaikat, karena malaikat juga sangat senang bersilaturahmi.

4. Disenangi oleh manusia.

5. Membuat iblis dan setan marah.

6. Memanjangkan usia.

7. Menambah banyak dan berkah rejekinya.

8. Membuat senang orang yang telah wafat. Sebenarnya mereka itu tahu keadaan kita yang masih hidup, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka merasa bahagia jika keluarga yang ditinggalkannya tetap menjalin hubungan baik.

9. Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan.

10. Menambah pahala setelah kematiannya, karena kebaikannya (dalam hal ini, suka bersilaturahmi) akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.

Sungguh dalam silaturahmi dan menyambung silaturahmi ini terkandung hikmah dan manfaat yang luar biasa bila kita jalankan sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah (Hadist). Termasuk ketika kita nantinya memasuki bulan Syawal. Manfaatkanlah kebaikan bulan syawal untuk memulai menyambung silaturahmi yang terputus. Begitu besar manfaat silaturahmi di bulan syawal idul fitri juga bertepatan dengan Idul fitri

Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih
READMORE
 

Tata Cara Sholat IED dan Sunah Idul Fitri

TATACARA SHOLAT IDUL FITRI (IED) DAN SUNAH IDUL FITRI

 

Selamat Datang di Blog Orang IT . Saya selaku Admin Helmykkediricomp mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri  1436 H/ 2015 Mohon Maaf Lahir dan Batin  ^_^. Pada postingan kali ini saya akan membahas Tata Cara Sholat Idul Fitri (IED) dan Sunah Idul Fitri .

Tata Cara Sholat IED dan Sunah Idul Fitri

Hukum dari shalat hari raya Idul Fitri (EID) adalah hukumnya sunat muakkad bagi laki-laki dan juga perempuan, mukin atau musafir. Shalat sunnah hari raya idul fitri (EID) dapat dikerjakan sendiri atau dengan berjamaah.

Bacaan Doa Niat Shalat Idul Fitri (EID) 

Tata Cara Shalat Idul Fitri (EID) & Doa Niat Shalat Idul Fitri (EID)
Bacaan doa niat shalat idul fitri (eid): "Ushalli sunnatal aidul fitri rok'ataini (mamuman/imaman) lillahi ta'ala." 
Artinya: "Aku niat shalat sunah Idul Fitri dua raka'at karena Allah ta'ala". 

Tata Cara Shalat Idul Fitri (EID)

1. Pada pagi hari tanggal 1 Syawal, sesudah kita menunaikan shalat subuh dan sesudah kita mandi sunah hari Raya, lalu berangkatlah menuju masjid atau tanah lapang di tempat mengerjakan shalat idul fitri dengan memperbanyak mengucapkan takbir. 
2. Setelah kita sampai di masjid, maka sebelum duduk kerjakan shalat tahiyatul masjid dengan dua rakaat. Sedangkan kalau mengerjakan shalat idul fitri (EID) di tanah lapang, tidak ada tahyatul masjid. hanya duduklah dengan ikut mengucapkan bacaan takbir terus menerus, sampai mulai shalat itu.
Cara Shalat Idul Fitri (EID) #Rakaat Pertama
1. Takbiratul ihram sambil membaca niat (Aku niat shalat sunah Idul Fitri dua raka'at karena Allah ta'ala)
2. Membaca doa iftitah 
3. Takbir, kemudian membaca 
Tata Cara Sholat IED dan Sunah Idul Fitri
  • Bacaannya : "Subhanallah walhamdulillah wala ilah haillallah wallahu akbar". 7x 
  • Artinya: "Maha Suci Allah, dan Segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar". 
4. Baca alfatihah
5. Baca surah Al-Qur'an 
6. Ruku', i'tidal, sujud. Seperti dengan shalat fardu
Cara Shalat Idul Fitri (EID) #Rakaat Kedua
1. Takbir 5x yang bacaannya sama pada rakaat pertama 
2. Baca Alfatihah
3. Baca surah Al-Qur'an 
4. Ruku' dst. Sampai salam 

Sunah Yang Dilakukan Pada Hari Raya Idul Fitri

1. Mandi

Sebelum berangkat shalat Idul Fitri, Anda disunahkan mandi terlebih dahulu. Waktunya mulai separuh malam sampai hendak mengerjakan shalat. Biar terasa segar saat shalat, usai shalat subuh segera mandi.

Dari Malik dari Nafi’, ia berkata bahwa Abdullah bin Umar dahulu mandi pada hari Idul Fitri sebelum pergi ke musala (lapangan),” (Shahih, HR Malik).

2. Pakaian Terbaik dan Wangi

Sunah selanjutnya adalah berpakaian terbaik. Pembaca yang dirahmati Allah, setelah mandi, segeralah memotong kuku, memilih pakaian terbaik yang Anda miliki serta memakai wangi-wangian. Jangan lupa membawa uang untuk infak.

Rasulullah Saw memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya (HR Al Hakim).

3. Makan Dulu

Setelah semua siap, ajak keluarga untuk makan dulu. Sebab, salah satu yang disunahkan sebelum berangkat shalat Idul Fitri adalah makan. Setelah itu, segera berangkat menuju tempat shalat seraya mengumandangkan takbir hari raya.

Rasulullah Saw bersabda, “Janganlah keluar pada hari Idul Fitri sampai dia makan dulu, dan janganlah makan ketika hari Idul Adha sampai dia shalat dulu,” (HR At–Tirmidzi No. 542, Ibnu Majah No. 1756, Ibnu Hiban No. 2812, Ahmad No. 22984, shahih).

4. Berbeda Jalan

Maksudnya, diusahakan mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Idul Fitri. Rasulullah memilih jalan yang berbeda saat beliau berangkat dan pulang dari shalat ‘Id’. Jabir bin Abdillah Ra berkata, “Nabi Saw pada hari raya biasa mengambil jalan yang berlainan (ketika pergi dan ketika kembali),” (HR Bukhari).

5. Bertakbir

Setelah sampai di tempat shalat, segera menata shaf (barisan) dan duduk dengan tenang menunggu imam datang. Selama menunggu, teruslah bertakbir hari raya. Imam As Syafi’i mengatakan bahwa bertakbir sudah mulai sejak awal tenggelam matahari akhir Ramadan.

6. Shalat Idul Fitri

Berikut niat shalat Idul Fitri adalah: “Ushalli sunnatal Ii’iidil fithri rak’ataini makmumam lillahi ta’alaa” (Saya niat shalat sunah Hari Raya Idul Fitri dua rakaat sebagai makmu karena Allah Ta’ala)". lakukan shalat IED dengan khusyu

7. Menyimak Khutbah

Dari Abdullah bin As Saa’ib radhiallu ’anhu, katanya: “*Saya menghadiri shalat ’Id bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, ketika shalat sudah selesai, beliau bersabda:”Kami akan berkhutbah, jadi siapa saja yang mau duduk mendengarkan khutbah, maka duduklah, dan yang ingin pergi, pergilah!*"


Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih
READMORE
 

Pengertian Zakat Fitrah Dan Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah 2015

Pengertian Zakat Fitrah Dan Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah 2015

Zakat  Fitrah merupakan rukun iman ke empat setelah puasa yang sebentar lagi di akhir bulan Ramadhan
1436 Hijriah akan kita laksanakan. Mungkin sudah banyak umat muslim sekalian yang mengerti tentang apa itu Zakat Fitrah namun kali ini saya akan memposting Pengertian Zakat Fitrah dan Niat Zakat Fitrah untuk lebih menambah pengetahuan sahabat muslim sekalian mengenai Zakat Fitrah .

Pengertian Zakat Fitrah

Pengertian Zakat Fitrah adalah zakat atau jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang berkecukupan baik lelaki atau perempuan pada saat bulan Ramadhan dengan syarat-syarat yang telah di tetapkan, adapun yang berhak menerima zakat secara umum terdapat 8 golonagan yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil, tetapi menurut beberapa ulama khusu untuk zakat fitrah harus didahulukan kepada dua golongan yaitu fakir dan miskin.

Waktu pengeluaran Zakat Fitrah

Waktu pengeluaran Zakat Fitrah yaitu pada bulan Ramdhan paling lambat sebelum umat muslim menyelesaikan Sholat Ied, dan jika terlambat dalam penyerahannya maka sejumlah harta yang diserahkan tersebut tidak termasuk zakat fitrah melainkan hanya sedekah biasa, umumnya umat muslim melakukan zakat fitrah jelang dua atau satu hari sebelum hari raya Idul Fitri tiba, dan untuk besarnya harta yang di keluarkan, menurut para ulama adalah sesuai dengan penafsiran terhadap hadits yaitu sebesar satu sha atau kira-kira 3,5 liter atau 2,7 kg makanan pokok yang sesuai dikonsumsi di daerah bersangkutan.

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah

Bacaan do’a niat zakat fitrah sebaiknya telah diketahui sebelum melakukan penyerahan zakat, seperti ibadah pada umumnya zakat fitrah juga harus di awali dengan niat, meski nantinya kita di bimbing oleh panitia pengurus zakat fitrah namun alangkah baiknya kita telah hafal bacaan do’a niat zakat fitrah, mungkin sebagain banyak telah mengentahuinya namun bagi yang mengetahui bisa melihatnya dan menghafalkannya, berikut bacaan do’a niat zakat fitrah.

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri dan keluarga
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri dan keluarga
Baca : "Nawaitu an uhrija zakat fitri anna wa 'an jami'i maa yalzamuni nafqaatuhum syar'an fardholillahi ta'ala".

Artinya : Saya niat mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya wajibkan memberi nafkah pada mereka secara syari'at, fardhu karena Allah ta'ala".

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri
Baca : "Nawaitu an ahroja zakat fitri annafsi fardholillahi ta'ala"

Artinya : Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas diri sendiri saya sendiri, fardhu karna Allah Ta'ala

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk istri
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk istri
Baca : "Nawaitu an-uhrizakat fitri an zaw jati fardzolillahita 'ala".

Artinya : "Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya, fardhu karena Allah Ta'ala.

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak laki-laki
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak laki-laki
Baca : "Nawaitu an uhrija zakat fitri (.....) fardzolillahi ta'ala".

Artinya : "Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) fardhu karena Allah Ta'ala".

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak perempuan
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak perempuan
Baca : "Nawaitu an uhrija zakat fitri ambinti (.......) fardzolillahita'ala".

Artinya : "Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas anak perempuan saya (sebut namanya), fardhu karena Allah ta'ala".

Tujuan Utama Zakat Fitrah

Diwajibkannya Zakat Fitrah atas umat muslim yang telah memenuhi persyaratan bukannya tanpa tujuan dan alasan, tujuan utama zakat fitrah adalah agar setiap muslim yang kurang beruntung atau belum termasuk sebagai kategori wajib membayar zakat fitrah dapat ikut merayakan hari raya dan saling berbagi sesama umat, namun ada juga yang berpendapat bahwa keutamaan zakat fitrah sebagai pembersih harta, melatih diri untuk bersikap dermawan, sebagai ungkapan syukur kepada Allah yang telah memberikan rezeki-Nya, menjalin silaturrahim antara yang mampu dan kurang mampu, serta yang lainnya.

Demikian Artikel mengenai “Pengertian Zakat Fitrah Dan Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah 2015” semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi sahabat muslim sekalian . Jika ada komentar silahkan tulispada kotak komentar yang tersedia di bawah ini .

Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih

READMORE
 

Amalan Untuk Mendapatkan Lailatul Qadar

AMALAN - AMALAN UNTUK MENDAPATKAN LAILATUL QADAR

 

Amalan Untuk Mendapatkan Lailatul Qadar ‘Qiamullail’ atau memakmur dan menghidupkan malam dengan ibadat’ adalah suatu malam yang dimana malam ini adalah merupakan malam yang memiliki keutamaan dan keistimewaan yang luar biasa, yaitu malam yang lebih baik daripada 1000 bulan atau bisa juga dikatakan sebagai malam yang penuh kemuliaan.

Jika 10 hari pertama adalah bulan penuh kerahmatan; 10 hari pertengahan Ramadhan sebagai hari pengampunan segala dosa; Maka 10 hari terakhir Ramadan ialah kemunculan malam penuh berkah yang lebih baik daripada seribu bulan.  (‘Malam al-Qadar’)
.
Rasulullah SAW. bersabda: Sesiapa yang kehilangan malam itu, sesungguhnya dia telah kehilangan semua kebaikan. Dan tidak akan kehilangan semua perkara itu kecuali orang yang telah diharamkan (tidak mendapat petunjuk) daripada Allah. (Hadist riwayat Ibnu Majah)

Tanda Turunya Malam Lailatul Qadar

Rasulullah SAW bersabda:  “Pada saat berlakunya Lailatul Qadaritu, malam terasa jernih, terang, tenang dan cuaca sejuk tidak terasa panas tidak juga dingin. Dan pada pagi harinya matahari terbit dengan jernih terang benderang tanpa tertutup sesuatu awan.”   (Hadis riwayat Imam Muslim, Ahmad, Abu Daud dan at-Tirmizi).

Amalan Rasulullah SAW di Malam Lailatul Qadar 

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya agar mencari dan menghidupkan 10 malam terakhir Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda: Sesiapa yang beribadah pada malam al-Qadar dengan penuh keimanan dan pengharapan kepada keredaan Ilahi (ketakwaan), maka akan dihapuskan semua dosanya yang telah lalu.” (Hadis riwayat Abu Hurairah, Bukhari dan Muslim).
.
Antara amalan yang dilakukan Rasululah SAW dan para sahabat pada malam-malam terakhir Ramadhan ialah:
      1. Mandi, berpakaian cantik dan berwangi-wangian.
      2. Beriktikaf iaitu mendampingi masjid untuk mentaati Allah.
      3. Mengejutkan keluarga agar bangun beribadah.
      4. Uzlah (tidak mendekati) isteri.
      5. Memperbanyakkan amal ibadat dan berqiamulail di masjid atau surau.
      6. Menghadiri majlis ilmu, mengulangkaji hadith, tafsir dan sirah nabi.
      7. Memperbanyakkan bertasbih, tahmid, takbir, istighfar dan bersalawat.
      8. Membaca dan tadarus al-Quran serta berzikir kepada Allah.
      9. Bersolat Tarawih, Witir, Tahajud, Taubat dan solat Hajat.
      10. Bertaubat daripada segala kesalahan dan dosa selama ini.
      11. Berdoa ke hadrat Ilahi. Baginda SAW sering membaca doa:  “Wahai Tuhan kami! Anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan juga kebajikan di akhirat serta peliharakanlah kami daripada seksaan api neraka yang pedih.”

      Berdoa mendapatkan keampunan dan keberkatan malam itu.
         Rasulullah SAW sering membaca doa di bawah sebelum Baginda melakukan Qiamullail

        Amalan Untuk Mendapatkan Lailatul Qadar
        Doa Rasulullah Sebelum Qiamullail
        Amalan Untuk Mendapatkan Lailatul Qadar
        Doa Lailatul Qadar

        Amalan di Malam Lailatul Qadar

        Di antara amalan-amalan yang disunatkan semasa Qiamullail, yaitu mulai 12.00 tengah malam ialah;
          1. Mengambil wudu  dan mendirikan Sholat Sunah .
          2. Membaca surah Ali Imran; ayat 190 –200.
          3. Solat Sunat Tahajjud – bagi memantapkan iman dan akidah tauhid.
          4. Solat Sunat Hajat dan berdoa kepada Allah mohon dipertemukan dengan Lailatul Qadar.
          5. Membaca Al-Quran.
          6. Beristighfar dan berzikir
          Beristighfar dan berzikir
          . 7.  Bertasbih dan bershalawat
          Bertasbih dan bershalawat
          8. Bersolat Sunat.
            ** Solat Sunah Taubat – Mohon keampunan.
            ** Solat Sunah Tasbih – Mengagungkan Yang Maha Esa.
            ** Solat Sunah Lailatul Qadar – Tanda Syukur dapat meraih Malam Berkat.
            ** Solat Sunah Witir. – Solat Penutup

            Amalan Orang Uzur (Malam 21-30)

            Cara beramal orang uzur di malam Lailatul Qadar.

              1. Kepada orang tua dan lemah, untuk mendapatkan berkah di malam laliatul qadar diantaranya dengan solat Maghrib, Isyak dan Tarawih berjamaah.

                2. Solat berjamaah sangat diutamakan pada malam akhir Ramadhan. Imam Malik dan Imam Syafie berkata: “Siapa yang solat Isyak dan Subuh berjemaah pada malam al-Qadar, dia telah mengambil bahagiannya daripada malam itu.”
                  . Orang yang tidak sanggup solat malam yang panjang, bacalah:
                    ** Ayat akhir surah Al Baqarah
                    ** Ayat Kursi
                    ** Surah Yaasin
                    ** Surah Al Zalazah
                    ** Surah Al Qafirun
                    ** Surah Al Ikhlaas

                    3) Bagi orang yamg kuat dan cerdas;
                      ** Bangunkan isteri dan anak
                      ** Mandi, bersuci dan berwuduk
                      ** Solat malam – Tahajjud,Taubat,Tasbih,Hajat,Istikharah
                      ** Baca Al Quran.


                      Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa bangun pada malam lailatulqadar kerana dorongan iman dan mengharapkan pahala, maka diampunkan dosa-dosanya terdahulu.” (Muttafaqun ‘alaih).



                      Marilah di 10 malam terakhir bulan ramadhan ini kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita sexara ikhlas dan penuh harap agar kita mendapatkan kebaikan di malam lailatul qadar , yang kita tahu pahalanya melebihi 1000 bulan atau setara dengan beribadah selama 83 tahun 

                      Walahu alam

                      Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih    

                      READMORE
                       

                      Membaca Doa Iftitah Ketika Tarawih

                      KAPAN MEMBACA DOA IFTITAH KETIKA SHALAT TARAWIH ?

                       

                      Membaca Doa Iftitah Ketika TarawihSelamat Datang di Blog Orang IT. Kali saya akan posting artikel islami mengenai Kapan Membaca Doa Iftitah Ketika Shalat Tarawih ?  yang saya kutip dari situs islami Konsultasi Syariah

                      Doa iftitah adalah doa yang dibaca pada waktu shalat setelah takbiratul ihram. Doa itu merupakan ketetapan dari Rasulullah saw. Doa iftitah berisikan pujian atas kebesaran-Nya serta pengakuan kelemahan dan kelengahan insan hingga memerlukan perlindungan dan pengampuanan dari-Nya. Permohonan petunjuk agar diberikan akhlaq yang mulia dan dihindarkan dari berbagai akhlaq yang buruk.

                      Pertanyaan :
                      Kapan membaca doa iftitah ketika tarawih?
                       
                      Ulama sepakat doa iftitah ketika shalat, hukumnya anjuran, tidak wajib. Baik untuk shalat wajib maupun sunah.

                      Kemudian mereka berbeda pendapat mengenai posisi doa iftitah untuk shalat sunah yang jumlah salamnya berbilang. Seperti shalat tarawih, shalat dhuha, shalat sunah menunggu imam ketika jumatan, atau shalat rawatib 4 rakaat dengan  2 kali salam.

                      Mereka berbeda pendapat, mana yang lebih afdhal, dibaca di setiap awal shalat sejumlah takbiratul ihram, ataukah cukup dibaca sekali di awal shalat?

                      Ada dua pendapat ulama.

                      Pendapat pertama menyatakan, iftitahnnya dilakukan sekali di awal shalat.

                      Mereka mengambil makna dzahir dari hadis Aisyah Radhiyallahu ‘anha, saat beliau ditanya doa iftitah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat malam. A’isyah menceritakan,

                      كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ افْتَتَحَ صَلاَتَهُ فَقَالَ « اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ….
                      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat malam, beliau memulai shalatnya dengan membaca doa iftitah, “Allahumma Rabba Jibril wa Mikail wa Israfil…” (HR. Muslim 1847)

                      Mereka memahami, makna tekstual hadis ini menunjukkan bahwa doa iftitah hanya beliau baca sekali di awal shalat malam. Bukan setiap takbiratul ihram.
                      Pendapat ini disebutkan oleh Ibnu Abidin – ulama hanafi – dalam Hasyiyahnya dan diantara ulama yang memilih pendapat ini adalah Syaikh Sholeh Alu Syaikh. Sebagaimana keterangan beliau dalam Ta’liq Zadul Ma’ad.

                      Pendapat kedua, iftitah dilakukan setiap selesai takbiratul ihram

                      Mereka berdalil dengan makna umum dari hadis Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa setiap Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam usai takbiratul ihram, beliau diam sejenak. Hal itu membuat diriku bertanya, 

                      Ya Rasulullah, apa yang anda baca ketika kami tidak mendengar suara anda antara takbiratul ihram dan fatihah?

                      Jawab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Saya membaca doa iftitah:

                      اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
                      Allahumma baa’id bainii wa baina kha-thaayaa-ya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib… dst.”

                      Makna tekstual dari hadis ini bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca doa iftitah di setiap takbiratul ihram. Baik dalam shalat wajib maupun shalat sunah. Termasuk shalat sunah yang jumlah salamnya berbilang, seperti shalat tarawih.

                      Shalat tarawih dengan 11 rakaat misalnya, di setiap 2 rakaat, ditutup dengan salam. Kemudian mengulang takbiratul ihram untuk 2 rakaat berikutnya. Artianya, setiap shalat berdiri sendiri, dan telah terpisah dengan shalat sunah sebelumnya.

                      Ini merupakan pendapat mayoritas ulama hambali, Imam Ibnu Baz, Imam Ibnu Utsaimin, termasuk pendapat dalam Fatwa Islam (no. 66558) dan Lembaga Fatwa Syabakah Islamiyah (no. 27747).
                      Kita akan simak keterangan dalam Ensiklopedi Fiqh,

                      يرى الحنابلة: أن صلاة النافلة إذا كانت بأكثر من سلام واحد كما في التراويح، والضحى، وصلاة السنة الراتبة، إذا كانت أربعا وصلاها بسلامين، فإنه يستفتح في كل ركعتين على الأصل، لأن كل ركعتين صلاة مستقلة. وفي قول آخر عندهم: يكتفي باستفتاح واحد في أول صلاته
                      Ulama madzhab Hambali berpendapat bahwa shalat sunah yang dikerjakan lebih dari satu salam, seperti shalat tarawih, dhuha, shalat sunah rawatib 4 rakaat dengan 2 kali salam, maka bacaan doa iftitahnya dilakukan setiap kali takbiratul ihram untuk 2 rakaat. Karena masing-masing shalat 2 rakaat, berdiri sendiri.
                      Namun diantara mereka ada pendapat lain, bahwa cukup membaca doa iftitah sekali di awal shalat. (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah, 4/55).

                      Iftitah Ringan, Pahala Besar

                      Anda bisa membaca doa iftitah yang lebih pendek ketika tarawih. Diantaranya,
                      الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
                      Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fiih..”

                      Segala puji bagi Allah (aku memuji-Nya) dengan pujian yang banyak, yang baik dan penuh ke-berkahan.

                      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar ada sahabat yang membaca doa iftitah ini. kemdian beliau mengatakan,
                      لَقَدْ رَأَيْتُ اثْنَىْ عَشَرَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَهَا أَيُّهُمْ يَرْفَعُهَا
                      Saya melihat ada 12 malaikat yang berebut untuk mengantarkan doa ini (kepada Allah). (HR. Muslim 1385, Ibn Hibban 1761, dan yang lainnya).

                      Allahu a’lam.


                      Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih  
                      READMORE
                       

                      Kedahsyatan Sedekah di Bulan Suci Ramadhan

                      KEDAHSYATAN BERSEDEKAH DI BULAN SUCI RAMADHAN

                      Selamat Datang di Blog Orang IT. Pada kesempatan kali ini saya akan share artikel islami mengenai keutamaan sedekah dan Kedahsyatan Sedekah di Bulan Suci Ramadhan yang semoga bisa memotivasi sahabat muslim sekalian untuk bersedekah demi membantu sesama apalagi di Bulan Ramadhan ini.

                      Di Bulan Ramadhan merupakan bulan mulia dimana semua amal kebaikan dilipat gandakan berkali-kali lipat dan pintu taubat dibuka selebar-lebarnya tentunya bagi muslim yang merasa kekurangan bekal amal kebaikan untuk menghadapi hari perhitungan kelak dan merasa dosa melumuri dirinya hal ini menjadi kesempatan untuk bertaubat kepada Allah SWT

                      Beriku keutamaan dalam bersedekah bagi umat islam :

                      1. Sedekah dapat menghapus dosa.

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار
                      Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

                      Diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Yang demikian ini tidak dibenarkan.

                      أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ
                      Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf: 99)

                      2. Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir.

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir. Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah:

                      رجل تصدق بصدقة فأخفاها، حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه
                      Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

                      3. Sedekah memberi keberkahan pada harta.

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      ما نقصت صدقة من مال وما زاد الله عبدا بعفو إلا عزا
                      Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

                      Apa yang dimaksud hartanya tidak akan berkurang? Dalam Syarh Shahih Muslim, An Nawawi menjelaskan: “Para ulama menyebutkan bahwa yang dimaksud disini mencakup 2 hal: Pertama, yaitu hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Maka pengurangan harta menjadi ‘impas’ tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indera dan kebiasaan. Kedua, jika secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut ‘impas’ tertutupi pahala yang didapat, dan pahala ini dilipatgandakan sampai berlipat-lipat banyaknya.”

                      4. Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah.

                      Allah Ta’ala berfirman:

                      إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
                      Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

                      5. Terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah.

                      من أنفق زوجين في سبيل الله، نودي في الجنة يا عبد الله، هذا خير: فمن كان من أهل الصلاة دُعي من باب الصلاة، ومن كان من أهل الجهاد دُعي من باب الجهاد، ومن كان من أهل الصدقة دُعي من باب الصدقة
                      Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari no.3666, Muslim no. 1027)

                      6. Sedekah akan menjadi bukti keimanan seseorang.

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      والصدقة برهان
                      Sedekah adalah bukti. (HR. Muslim no.223)
                      An Nawawi menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya)”

                      7. Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur.

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      ‏إن الصدقة لتطفىء عن أهلها حر القبور
                      Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873)

                      8. Sedekah dapat mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      يا معشر التجار ! إن الشيطان والإثم يحضران البيع . فشوبوا بيعكم بالصدقة
                      Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata: “Hasan shahih”)

                      9. Orang yang bersedekah merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia.

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan permisalan yang bagus tentang orang yang dermawan dengan orang yang pelit:

                      مثل البخيل والمنفق ، كمثل رجلين ، عليهما جبتان من حديد ، من ثديهما إلى تراقيهما ، فأما المنفق : فلا ينفق إلا سبغت ، أو وفرت على جلده ، حتى تخفي بنانه ، وتعفو أثره . وأما البخيل : فلا يريد أن ينفق شيئا إلا لزقت كل حلقة مكانها ، فهو يوسعها ولا تتسع

                      “Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

                      10. Pahala sedekah terus berkembang

                      Pahala sedekah walaupun hanya sedikit itu akan terus berkembang pahalanya hingga menjadi besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      إنَّ اللهَ يقبلُ الصدقةَ ، ويأخذُها بيمينِه ، فيُرَبِّيها لِأَحَدِكم ، كما يُرَبِّي أحدُكم مُهْرَه ، حتى إنَّ اللُّقْمَةَ لَتَصِيرُ مِثْلَ أُحُدٍ
                      sesungguhnya Allah menerima amalan sedekah dan mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Lalu Allah mengembangkan pahalanya untuk salah seorang dari kalian, sebagaimana kalian mengembangkan seekor anak kuda. Sampai-sampai sedekah yang hanya sebiji bisa berkembang hingga sebesar gunung Uhud (HR. At Tirmidzi 662, ia berkata: “hasan shahih”)

                      11. Sedekah menjauhkan diri dari api neraka

                      Sesungguhnya sedekah itu walaupun sedikit, memiliki andil untuk menjauhkan kita dari api neraka. Semakin banyak sedekah, semakin jauh kita darinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

                      اتَّقوا النَّارَ ولو بشقِّ تمرةٍ ، فمن لم يجِدْ فبكلمةٍ طيِّبةٍ
                      jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” (HR. Al Bukhari 6539, Muslim 1016)

                      12. Boleh iri kepada orang yang dermawan

                      Iri atau hasad adalah akhlak yang tercela, namun iri kepada orang yang suka bersedekah, ingin menyaingi kedermawanan dia, ini adalah akhlak yang terpuji. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

                      لا حسدَ إلا في اثنتين : رجلٌ آتاه اللهُ مالًا؛ فسلَّطَ على هَلَكَتِه في الحقِّ ، ورجلٌ آتاه اللهُ الحكمةَ؛ فهو يَقضي بها ويُعلمُها
                      tidak boleh hasad kecuali pada dua orang: seseorang yang diberikan harta oleh Allah, kemudia ia belanjakan di jalan yang haq, dan seseorang yang diberikan oleh Allah ilmu dan ia mengamalkannya dan mengajarkannya” (HR. Al Bukhari 73, Muslim 816)

                      13.  Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain.
                       
                       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                      من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا
                      Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

                      إن الله كتب الحسنات والسيئات ثم بين ذلك فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له عنده عشر حسنات إلى سبع مائة ضعف إلى أضعاف كثيرة
                      Sesungguhnya Allah mencatat setiap amal kebaikan dan amal keburukan.” Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, namun tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu pahala kebaikan sempurna.  Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, lalu mengamalkannya, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya.” (HR. Muslim no.1955)

                      orang yang bersedekah di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat karena sedekah adalah amal kebaikan, kemudian berdasarkan Al A’raf ayat 16 khusus amalan sedekah dilipatkan-gandakan lagi sesuai kehendak Allah. Kemudian ditambah lagi mendapatkan berbagai keutamaan sedekah. Lalu jika ia mengiringi amalan sedekahnya dengan puasa dengan shalat malam, maka diberi baginya jaminan surga. Kemudian jika ia tidak terlupa untuk bersedekah memberi hidangan berbuka puasa bagi bagi orang yang berpuasa, maka pahala yang sudah dilipatgandakan tadi ditambah lagi dengan pahala orang yang diberi sedekah. Jika orang yang diberi hidangan berbuka puasa lebih dari satu maka pahala yang didapat lebih berlipat lagi. 

                      Wallahualam


                      Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih 
                      READMORE
                       

                      Hukum Puasa Tapi Meninggalkan Sholat

                      HUKUM BERPUASA NAMUN SERING MENINGGALKAN SHOLAT

                      Assalamualaikum Wr Wb

                      Selamat Datang di Blog Orang IT. Kali saya berbagi artikel islami lagi yakni mengenai hukum orang yang berpuasa namun sering meninggalkan atau melalaikan kewajiban sholat tentunya banyak kita jumpai disekitar kita.

                      Dibulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini saya masih sering menjumpai banyak orang yang berpuasa sebulan penuh namun mereka jarang atau selalu melalaikan kewajiban sholat lima waktu . Seperti kita ketahui Sholat adalah rukun iman yang ke 2 setelah Syahadat dan Sholat adalah tiang agama .

                      Diriwayatkan oleh Bukhari, no. 520, Dari Buraidah radhiallahu anahu berkata, "Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang meninggalkan shalat Ashar, maka amalannya telah gugur."
                      Arti ‘Gugur amalannya’ adalah batal dan tidak bermanfaat. Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan shalat, Allah tidak menerima amalan darinya. Maka orang yang meninggalkan shalat tidak bermanfaat sedikitpun amalannya. Tidak akan dinaikkan amalannya kepada Allah.

                      Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanya : Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat?

                      Beliau rahimahullah menjawab, “Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafir dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran adalah firman Allah Ta’ala,

                      فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَنُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
                      Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS. At Taubah [9] : 11)

                      Alasan lain adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

                      بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ
                      Pembatas antara seorang muslim dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.(HR. Muslim no. 82)

                      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

                      الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ
                      Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani)

                      Pendapat yang mengatakan bahwa meninggalkan shalat merupakan suatu kekafiran adalah pendapat mayoritas sahabat Nabi bahkan dapat dikatakan pendapat tersebut adalah ijma’ (kesepakatan) para sahabat.

                      Ibnu Qayim rahimahullah berkata terkait makna hadits ini di kitab Shalat, hal. 65, "Yang tampak dalam hadits ini, bahwa meninggalkan ada dua macam; Meninggalkan semuanya tidak pernah melakukan sama sekali, maka ini akan menghilangkan semua amalannya. Meninggalkan tertentu pada hari tertentu, maka ini menghilangkan amalan pada hari itu. Maka, gugur yang bersifat umum seimbang dengan meninggalkan secara umum. Dan gugur sebagian seimbang dengan meninggalkan sebagian." 

                      Maka dari kesimpulan yang dapat kita ambil bahwa , kalau seseorang berpuasa namun dia tidak shalat, maka puasanya tertolak dan tidak diterima. Tidak bermanfaat baginya di hari kiamat nanti. Kami katakan kepada mereka, "Shalatlah kemudian berpuasalah. Jika anda berpuasa namun tidak shalat, maka puasa anda tertolak. Karena orang kafir ibadahnya tidak diterima."
                      Walla hu alam 


                      Sumber

                      Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih 
                      READMORE
                       

                      6 Fakta Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

                      6 FAKTA BAHAYA TIDUR SETELAH MAKAN SAHUR




                      Selamat Datang di Blog Orang IT. Masih bertema Islami kali saya akan Share mengenai Bahayanya Tidur Setelah Makan Sahur baik dalam Medis maupun dalam Ilmu Agama.


                      Salah satu sunnah puasa adalah mengakhirkan makan sahur , dijaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat yang merupakan generasi pertama umat Islam tersebut tidak tidur setelah sahur.

                      Tentunya hal itu sangat bertolak belakang di jaman sekarang ini , banyak orang masih merasa ngantuk dan mempercepat makan sahur kemudian tidur kembali akibatnya sering terlambat untuk mengerjakan sholat subuh , kehiangan berkah di pagi hari, selain itu ternyata tidur setelah sahur tidak baik untuk kesehatan dari segi medis.

                      Berikut penyebab kenapa seseorang tidakdianjurkan kembali setelah makan sahur :

                      1. Gangguan Lambung / Asam Lambung : Setelah mengkonsumsi makanan (termasuk sahur), sistem pencernaan memerlukan beberapa waktu untuk mencerna dan menyerap nutrisi yang ada di dalam makanan tersebut. Ketika seseorang tidur setelah makan (sahur), apalagi dalam posisi terlentang, pencernaan menjadi melambat atau sulit bekerja. Akibatnya, timbullah nyeri di ulu hati dan panas yang menyebar ke dada dan tenggorokan karena meningkatnya asam lambung.

                      2. Terjadinya refluks : merupakan penyakit yang timbul akibat kelemahan dari katup antara lambung dan kerongkongan.Hal ini menyebabkan asam lambung naik ke dalam kerongkongan dan menimbulkan gejala berupa rasa terbakar di dada.
                      Di antara tanda refluks adalah ketika seseorang terbangun dari tidur setelah sahur ia merasakan kerongkongannya panas dan mulutnya terasa pahit. Para dokter menyarankan jeda waktu antara makan dan tidur adalah dua jam. Namun sunnah Rasulullah lebih lama lagi. Beliau dan para sahabatnya biasa mengisi waktu setelah sahur dengan shalat atau dzikir dan setelah Subuh berdzikir hingga matahari terbit. Untuk tidur sejenak, mereka memilih waktu siang yang dikenal dengan istilah qailulah.

                      3. Terserang Stroke : tidur setelah sahur dipercaya meningkatkan resiko terkena stroke. Berdasarkan penelitian yang dikutip Tribunnews ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah terkena stroke. Sebaliknya, orang-orang yang memiliki jeda paling singkat antara makan dan tidur memiliki resiko lebih tinggi terkena stroke.

                      4.  Sakit Kepala : Bagi anda yang mungkin pernah tidur lagi setelah shalat subuh, ketika anda bangun anda merasakan bagian leher anda terasa sakit dan kaku, bahkan terkadang ketika anda bangun bukan kesegaran yang anda dapat malah sebaliknya.. anda merasakan sakit kepala bagian atas atau kepala bagian belakang. Itulah hal mudhorat yang anda dapatkan jika anda tidur lagi usai sahur atau menjelang pagi. Menurut sebuah hasil studi, tidur pagi menyebabkan serebrospinal bergerak ke otak. Inilah yang menimbulkan sakit di kepala.

                      5. Terhalangnya pintu rezeki : Dalam hadist yang di riwayatkan oleh Abu Daud, bahwasannya Rasulullah bersabda “ Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya”. Dalam hadist tersebut Rasulullah mendoakan keberkahan bagi umatnya yang bangun di waktu pagi. Sebaliknya, doa itu mengisyaratkan bagi mereka yang tidur lagi setelah Subuh, mereka akan kehilangan keberkahan yang disebutkan dalam doa Nabi. Keberkahan dalam ayat ini memiliki makna yang luas. Secara umum maknanya adalah bertambahnya kebaikan. Bentuknya bisa macam-macam, misalnya bisnisnya berhasil sehingga bisa banyak berinfak atau karirnya meningkat sehingga mudah bersedekah.

                      6. Menjadi malas dan Kehilangan semangat : Biasanya ketika anda tidur usai sahur atau menjelang pagi, anda akan merasakan tubuh anda lemas dan kehilangan semangat untuk melakukan aktivitas. Mood anda juga akan berubah jadi buruk. Ketika kondisi hati anda sedang buruk, otomatis akan tergambar dari garis wajah anda. Wajah akan terlihat pucat. Maka sebaiknya Mengisi waktu pagi –setelah Subuh- dengan ibadah, berdzikir, membaca Al-qur’an atau bisa juga anda gunakan waktu pagi anda untuk membersihkan rumah. Bisa di pastikan waktu berikutnya, anda akan terlihat lebih segar dan bersemangat. Baik secara medis ataupun secara ruhiyah. 

                      Jika dari segi medis dan non medis menunjukkan demikian bahayanya tidur setelah sahur,semakin menambah keyakinan bahwa sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa membawa kemaslahatan bagi umat manusia. Hal-hal ini juga semakin menguatkan kebenaran Islam.

                      Ibnu Qayyim Al Jauziyah –masih dalam Zaadul Ma’ad- pun mengatakan: “Empat hal yang menghalangi datangnya rezeki adalah tidur di waktu pagi, sedikit shalat, malas-malasan dan berkhianat.”

                      Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih 
                       
                      READMORE
                       

                      Hal yang Membatalkan Puasa Menghilangkan Pahala Puasa

                      HAL-HAL YANG MEMBATALKAN PUASA RAMADHAN DAN MENGHILANGKAN PAHALA PUASA RAMADHAN

                      Selamat Datang di Blog Orang IT . Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit ilmu mengenai hal-hal yang membatalkan puasa,  menghilangkan pahala puasa dalam artian puasa kita tetap sah namun kita tidak mendapatkan pahala dan hal-hal yang tidak membatalkan puasa.

                      Puasa adalah Rukun Islam yang nomor 4, sebagai seorang muslim kita wajib untuk menjalankan ibadah puasa yakni puasa ramadhan , karena puasa ramadhan adalah puasa wajib maka meninggalkanya pun tentunya akan mendapatkan dosa besar.
                      Baik Puasa Sunnah maupun Puasa Wajib , sama saja syarat-syarat mengenai hal-hal yang membatalkan puasa, mengurangi pahala puasa dan menghilangkan pahala puasa hanya saja untuk puasa ramadhan hukumnya wajib meninggalkanya akan mendapat dosa sementara puasa sunnah mengerjakanya mendapat pahala sementara meninggalkanya tidak berdosa.

                      Berikut ini hal-hal yang membatalkan puasa dan wajib meng qodo'nya saja  :

                      1. Makan dan Minum 
                      Makan dan minum dengan sengaja atau disadari, maka puasanya batal, karena menahan makan dan minum merupakan esensi dari berpuasa.Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa dan Menghilangkan Pahala Puasa
                      Artinya : ...."dan makan minumlah hingga terang bagimu benang dari benag hitam, yaitu fajar, Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam".... 

                      2. Memasukkan sesuatu benda ke dalam rongga tubuh melalui lobang yang terbuka
                      3. Muntah disengaja

                      Seseorang yang memasukkan tangannya atau sesuatu ke dalam kerongkongannya yang dapat menyebabkan rasa mual atau muntah, maka hal ini dinyatakan puasanya batal.  
                      Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa dan Menghilangkan Pahala Puasa 
                      Artinya : "Barang siapa yang muntah menguasainya (muntah tidak disengaja) sedangkan di dalam keadaan puasa, maka tidak ada qadha baginya. Namun apabila dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qadha". 

                      4. Berhubungan badan suami-istri 

                      Berhubungan dengan suami-istri pada waktu berpuasa, walaupun tidak mengeluarkan sperma, tetap puasanya dinyatakan batal. Namun, kepada pasangan suami-istri dianjurkan pada malam hari sampai sebelum terbit fajar. 
                      Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa dan Menghilangkan Pahala Puasa
                      Artinya : "Kemudian sempurnakanlah puasa kalian sampai malam dan jangan kalian gauli mereka disaat kalian sedang beri'tikaf di masjid-masjid"
                      5. Istimna (berupaya mengeluarkan mani) / Onani
                      Istimna adalah perbuatan yang sengaja mengeluarkan sperma tanpa melakukan hubungan badan. Seperti bercumbu, onani dengan tangan sendiri atau dengan tangan istri atau dengan sentuhan pada kemaluan. Semua hal tersebut dapat membatalkan puasa, karena berupaya untuk mengeluarkan dengan sengaja.  

                      6. Haid dan nifas
                      Jika perempuan di pagi hari masih dalam keadaan suci, namun pada siang hari ia mulai haid dan nifas, maka puasanya dinyatakan batal. Ketika itu ia langsung membatalkan puasanya dan ia justru berdosa jika menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa atau masih tetap berpuasa. Karena syarat sahnya berpuasa adalah bersih dari haid dan nifas. 
                      Puasa yang dibatalkan tersebut, wajib hukumnya di qadha (ganti) diluar bulan Ramadhan, sedangkan salatnya selama masih haid dan nifas tidak wajib di qadha

                      7. Hilang akal dan murtad (keluar dari agama islam)
                      Apabila seseorang hilang akal, karena gila, dll. atau keluar dari agama Islam di siang hari, maka puasanya batal. Karena disaat itu, dia tidak dihitung sebagai ahli ibadah, tidak lagi sah pelaksanaan ibadah dari mereka, termasuk puasa. Karena syarat orang-orang yang dituntut untuk berpuasa adalah berakal dan beragam islam. 

                      Berikut ini hal-hal yang meghilangkan pahala puasa:
                      1. Berbohong/berdusta 
                      Berbohong atau berdusta di bulan Ramadhan memang tidak membatalkan puasa tapi dapat mengurangi pahala puasa kita sehingga dapat dikatakan bahwa puasa kita tidak sempurna. 
                      2. Membicarakan orang lain 
                      Hal ini dapat membuat pahala berpuasa kita di bulan Ramadhan berkurang, maka dari itu puasa tidak hanya menahan makan dan minum tetapi menjaga mulut. 
                      3. Mengadu domba antarsesama 
                      Dalam hal mengadu domba antarsesama merupakan perbuatan yang paling dibenci oleh Allah SWT, apalagi dilakukan pada bulan Ramadhan, dimana pada bulan ini merupakan bulan penuh ampunan, bulan penuh berkah. 
                      4. Sumpah palsu 
                      Sumpah palsu atau melakukan perbuatan tersebut namun tidak mengakuinya, hal ini dapat juga dikatakan dengan berbohong, atau berjanji namun tidak menyutujuinya. Perbuatan tersebut dapat mengurangi pahala kita di bulan Ramadhan. 

                      5. Melihat dengan syahwat
                      Melihat dengan syahwat, dapat dijelaskan dalam sebuah cerita dimana terdapat seorang pria yang tidak sengaja melihat pakaian yang terbuka dari seoarang wanita, namun ternyata pria tersebut terus melihatnya dan membangkitkan gairahnya. Hal ini tentu saja dapat mengurangi pahala dalam berpuasa.

                      Berikut ini hal-hal yang tidak membatalkan puasa:

                      Segala sesuatu yang membatalkan puasa namun dilakukan karena kelupaan, kesalahan ( tidak sengaja ) maupun karena ketidak tahuan dimaafkan

                      عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ قَالَ : إِنَّ اللهَ تَـجَاوَزَ لِـيْ عَنْ أُمَّتِيْ الْـخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتُكْرِهُوْا عَلَيْهِ. حَسَنٌ رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ وَالْبَيْهَقِيُّ وَغَيْرُهُمَـا

                      Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhuma bahwa Rasûlullâh Shallallahu alaihi wa sallambersabda, ”Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla memaafkan kesalahan (yang tanpa sengaja) dan (kesalahan karena) lupa dari umatku serta kesalahan yang terpaksa dilakukan."  

                      Sekian mengenai postingan saya kali ini jika ada salah kurangnya mohon kritikanya di kotak komentar mengenai saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan hanya ingin mencoba menjadi muslim yang bermanfaat bagi muslim lainya.

                      Follow Blog Orang IT dan Like FansPage Helmykkediricomp serta untuk Donasi kepada Admin jangan lupa klik iklan yang ada di blog ini sekian dan terimakasih
                      READMORE